1) .Mobilitas sosial terjadi di dalam lingkungan sosial masyarakat.Sebutkan dan jelaskan faktor pendorong terjadinya mobilitas sosial.

2) .Salah satu bentuk mobilitas sosial adalah social climbing. Apa yang dimaksud dengan social climbing? Berikan contoh kasus dari social climbing.

3) .Pendidikan merupakan saluran mobilitas sosial. Analisislah alasan pendidikan bisa menjadi salah satu saluran mobilitas sosial.

4) .Dampak terjadi nya mobilitas sosial bisa positif dan negatif. Sebutkan dampak positif terjadi nya mobilitas sosial.

8) .William F. Ogburn dan Meyer Nimkoff memberi syarat terjadi nya integrasi sosial. Sebutkan syarat terjadi nya integrasi sosial.

9) .Salah satu bentuk integrasi adalah integrasi koersif. Apa yang dimaksud dengan integrasi koersif? Kenapa integrasi koersif perlu untuk dilakukan?

10) .Integrasi sosial merupakan proses penyesuaian unsur unsur yang ada di masyarakat. Sebutkan faktor pendorong integrasi sosial.

Yang bisa jawab benar aku kasih bintang 5 deh.. ​​

1) .Mobilitas sosial terjadi di dalam lingkungan sosial masyarakat.Sebutkan dan jelaskan faktor pendorong terjadinya mobilitas sosial.

2) .Salah satu bentuk mobilitas sosial adalah social climbing. Apa yang dimaksud dengan social climbing? Berikan contoh kasus dari social climbing.

3) .Pendidikan merupakan saluran mobilitas sosial. Analisislah alasan pendidikan bisa menjadi salah satu saluran mobilitas sosial.

4) .Dampak terjadi nya mobilitas sosial bisa positif dan negatif. Sebutkan dampak positif terjadi nya mobilitas sosial.

8) .William F. Ogburn dan Meyer Nimkoff memberi syarat terjadi nya integrasi sosial. Sebutkan syarat terjadi nya integrasi sosial.

9) .Salah satu bentuk integrasi adalah integrasi koersif. Apa yang dimaksud dengan integrasi koersif? Kenapa integrasi koersif perlu untuk dilakukan?

10) .Integrasi sosial merupakan proses penyesuaian unsur unsur yang ada di masyarakat. Sebutkan faktor pendorong integrasi sosial.

Yang bisa jawab benar aku kasih bintang 5 deh.. ​​

Jawaban:

1. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial

1. Faktor Struktural

Faktor struktural adalah jumlah relatif dari posisi tertentu yang bisa diisi. Ketika status sosial yang dituju oleh individu memang ada tempatnya untuk diisi, maka kondisi tersebut dapat mendorong terjadinya mobilisasi sosial. Contoh, adanya lowongan pekerjaan dapat mendorong pengangguran untuk melalukan mobilitas sosial.

2. Faktor Individu

Faktor individu merujuk pada kualitas seseorang, baik dari pendidikan, penampilan, keterampilan, dan lain sebagainya. Adapun yang termasuk dalam cakupan individu yakni perbedaan kemampuan, orientasi sikap terhadap mobilitas, dan keberuntungan.

3. Status Sosial

Sejak manusia lahir, ia telah berada di status sosial tertentu mengikuti orang tuanya. Apabila seorang individu tidak puas dengan status sosial yang diwariskan oleh orang tuanya, ia dapat mencari kedudukan sendiri dan melakukan mobilisasi sosial. Hal ini hanya mungkin terjadi di struktur sosial masyarakat yang terbuka.

4. Situasi Politik

Situasi politik dapat menyebabkan terjadinya mobilitas suatu masyarakat dalam sebuah negara. Keadaan negara yang tidak menentu berpengaruh ke situasi keamanan yang bisa mengakibatkan terjadinya mobilitas masyarakat ke daerah yang lebih aman.

5. Kependudukan (Demografi)

Faktor kependudukan bisa menyebabkan mobilisasi dalam arti geografik. Contoh, pemukiman yang semakin padat dapat mendorong sebagian warga masyarakat mencari tempat kediaman yang lain.

Selain itu, pertambahan penduduk juga bisa mengakibatkan menjamurnya pengangguran. Kondisi ini dapat mengubah status dan stratifikasi sosial dalam masyarakat. Ada yang menjadi kaya atau miskin. Ada yang mendapatkan jabatan tertentu tetapi ada juga yang kehilangan jabatan.

6. Faktor Ekonomi

Keadaan ekonomi dapat menjadi pendorong terjadinya mobilitas sosial. Kenyataan hidup yang serba kekurangan dapat mendorong manusia untuk giat bekerja dan merubah status sosialnya.

7. Keinginan untuk melihat daerah lain

Keinginan melihat daerah lain mendorong masyarakat untuk melakukan mobilitas geografik dari satu tempat ke tempat yang lain. Keadaan ini dapat menimbulkan terjadinya mobilitas sosial.

2. Social Climbing merupakan perubahan kedudukan sosial dari posisi rendah ke posisi tinggi.

Social Climbing merupakan perubahan kedudukan sosial dari posisi rendah ke posisi tinggi. Contoh yang tepat tentang social climbing, yaitu seorang warga biasa diangkat menjadi ketua RT, seorang guru diangkat menjadi kepala sekolah, dan sebagainya.

3. Pendidikan merupakan salah satu saluran bagi terjadinya mobilitas vertikal di masyarakat.

Sebab, pendidikan memberikan kesempatan pada setiap orang untuk mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi.

Semakin tinggi pendidikan yang ditempuh, semakin terbukanya kesempatan untuk terjadinya mobilitas sosial.

Di jaman globalisasi seperti sekarang ini, banyak pekerjaan yang membutuhkan kemampuan dan jenjang pendidikan tinggi.

Sehingga pendidikan dapat menjadi saluran yang membantu mewujudkan mobilitas sosial.

4. 1. Mendorong Kemajuan Seseorang

2. Mempercepat Perubahan Sosial

3. Meningkatkan Integrasi Sosial

5. Integrasi sosial adalah penyesuaian antara unsur-unsur yang berbeda terutama dalam kehidupan sosial sehingga dapat menghasilkan pola kehidupan yang nyaman bagi masyarakat. Integrasi sosial mempunyai peran penting bagi semua kalangan masyarakat. Dengan adanya integrasi sosial yang baik, tujuan terbentuknya masyarakat harmonis akan mudah mencapai tujuan bersama. Menurut pendapat yang dikemukakan oleh William F. Ogburn dan Mayer Nimkoff, syarat berhasilnya dari suatu integrasi sosial ialah sebagai berikut :

Norma-norma serta nilai sosial tersebut berlaku cukup lama, tidak mudah berubah, serta dijalankan secara konsisten oleh seluruh anggota masyarakat.

Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan bersama, di mana membahas norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan serta dijadikan pedoman dalam hal-hal yang dilarang menurut kebudayaan.

6. Integrasi koersif dilakukan dengan cara paksaan. Kekerasan yang digunakan dalam integrasi koersif memiliki tujuan agar terjadi ketertiban dan kesesuaian. Integrasi koersif dijalankan berdasarkan kekuasaan penguasa dengan menggunkana kekerasan.

Contoh : Polisi membubarkan paksa orang-orang yang berjualan hingga ke pertengahan jalan.

7. 1. Toleransi terhadap perbedaan

2. Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi

3. Sikap saling menghargai orang lain

4. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat

5. Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan

6. Perkawinan campuran (amalgamation)

7. Adanya musuh bersama dari luar

Penjelasan:

Semoga membantu

Jadikan jawaban tercedas

Jawaban:

1. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial

- struktural

Faktor ini terkait dengan kesempatan seseorang untuk menempati sebuah kedudukan serta kemudahan untuk memperolehnya.

- individu

Kalau faktor ini terkait dengan kualitas individu yang dilihat dari segi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

- ekonomi

Jika situasi ekonomi dalam masyarakat cenderung baik maka mobilitas sosial pun dapat terwujud. Kondisi ekonomi yang baik membuat masyarakat mudah memperoleh modal, pendidikan, dan kesempatan lainnya.

- politik

Faktor yang satu ini sangat bergantung pada situasi politik suatu negara. Keadaan negara yang tidak stabil akan memengaruhi kondisi keamanannya. Dengan begitu, ketersediaan dan kemudahan dalam bekerja juga lebih baik sehingga masyarakat mampu melakukan mobilitas sosialnya.

- kependudukan

kependudukan ini mendorong individu dan pemerintah untuk mengarahkan masyarakat agar bermigrasi ke daerah lain sehingga mobilitas sosial pun terjadi.

2. Social climbing adalah perpindahan kedudukan dari posisi yang rendah ke tinggi atau disebut juga mobilitas vertikal ke atas.

Contoh Social climbing:

   - Diangkatnya seorang guru menjadi Kepala Sekolah

   - Terpilihnya seorang warga menjadi Kepala Desa

3. Lembaga pendidikan dikatakan sebagai salah satu saluran dalam mobilitas sosial vertikal karena lembaga pendidikan dianggap sebagai social elevator yang merupakan saluran untuk bergerak dari kedudukan rendah menuju kedudukan yang lebih tinggi.

4. Dampak Positif Mobilitas Sosial

- Mendorong Kemajuan Seseorang

- Mempercepat Perubahan Sosial

- Meningkatkan Integrasi Sosial

8. Menurut pendapat yang dikemukakan oleh William F. Ogburn dan Mayer Nimkoff, syarat berhasilnya dari suatu integrasi sosial ialah sebagai berikut :

- Norma-norma serta nilai sosial tersebut berlaku cukup lama, tidak mudah berubah, serta dijalankan secara konsisten oleh seluruh anggota masyarakat.

- Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan bersama, di mana membahas norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan serta dijadikan pedoman dalam hal-hal yang dilarang menurut kebudayaan.space space

9. Integrasi koersif merupakan bentuk integrasi yang tercipta berdasarkan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa. Dalam integrasi ini, penguasa menggunakan cara paksa dalam melakukan integrasi. karena untuk negara Indonesia yang merupakan negara majemuk tidak mudah untuk menyatukan golongan satu dengan golongan lainnya, oleh karena itu perlu adanya integrasi koersif ata paksaan.

10. Faktor Pendorong Integrasi Sosial

- Adanya toleransi terhadap kebudayaan yang berbeda.

- Kesempatan yang seimbang dalam bidang ekonomi.

- Adanya sikap positif terhadap kebudayaan lain.

- Adanya sikap terbuka dari golongan yang berkuasa.

- Adanya kesamaan dalam unsur-unsur kebudayaan.

- Adanya perkawinan campuran atau amalgamasi.

- Adanya musuh bersama dari luar.